Header Ads

Samedov dan Sergei Ignashevich Pensiun dari Timnas Rusia

Akhirnya dua pemain senior Rusia, Alexander Samedov dan Sergei Ignashevich, memutuskan pensiun. Pengumuman keduanya tepat setelah pertandingan perempatfinal Piala Dunia 2018 berakhir.

Tim Beruang Merah tersingkir dari Kroasia melalui adu penalti 3-4. Selama 90 menit laga, kedua tim bermain imbang 1-1. Sementara saat perpanjangan waktu kedudukan berakhir 2-2.

"Saya telah memutuskan sudah waktunya bagi saya untuk pergi. Ini adalah pertandingan terakhir saya untuk tim nasional," kata Samedov, Minggu (8/7).

Lelaki 33 tahun ini terlihat sangat sedih. Ia mengaku perasaannya campur aduk setelah kalah di laga delapan besar itu. 

"Saya sedikit kecewa, namun kami menunjukkan penggemar dapat bangga dengan tim kami karena kami memainkan sepakbola yang baik. Sayang sekali, berakhir seperti ini. Sulit bagi saya untuk memberikan komentar, saya kecewa, karena kami selangkah lagi berada semi final." tegasnya.

Samedov bergabung dengan timnas Rusia pada 2011. Ia sudah mengenyam 53 penampilan dan mencetak tujuh gol. Di level klub, ia memperkuat Spartak Moscow dengan mengoleksi 31 laga dan mencetak lima gol.

Sementara itu, Sergei Ignashevich, 38 tahun,  menghabiskan seluruh karir klubnya di klub-klub Rusia sebagai pemain kunci di sektor belakang. Ia pemain yang paling sering tampil berseragam Rusia dengan mengoleksi 127 laga dari periode 2002 dan mencetak sembialn gol.

"Ini Piala Dunia terakhir saya, turnamen terakhir saya, dan duel terakhir dari karir sepakbola saya. Jika bukan karena Piala Dunia, saya pikir saya akan mengakhiri kari. Piala Dunia adalah motivasi kuat saya," kata Ignashevich.

"Saya merasa gembira. Perasaan damai karena saya mengakhiri dengan prestasi terbilang cukup baik. Saya bermain di Piala Dunia. Saya bermain di perempatfinal. Saya bermain di tim hebat dengan pelatih hebat, pelatih sejati, dan dengan pemain yang memberi diri mereka sepenuhnya untuk permainan," lanjutnya.

Bagi Ignashevich, kalah dan menang adalah hal biasa terjadi di sepakbola. Ia tak akan berhenti bekerja di dunia sepakbola setelah mengumumkan pensiun sebagi pesepakbola.

"Apa pun bisa terjadi adalah sepakbola. Namun, di sini tidak ada yang tidak puas, tidak di ruang ganti dan tidak di lapangan. Saya berencana menerima lisensi pelatihan pada Desember. Saya ingin menjadi pelatih, pelatih yang baik." tandasnya. (yus)

Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.