Header Ads

Gelombang Panas di Kanada Tewaskan 33 Orang

Terjadi gelombang panas telah membakar bagian selatan provinsi Quebec, Kanada. Sebanyak 33 orang tewas.

Sejak Jumat (29/6), cuaca yang sangat panas telah melanda dengan suhu mencapai 35C dan kelembaban tinggi. Jumlah korban tewas telah meningkat setiap hari. Dengan total kematian mencapai 17 pada Rabu dan 33 dicatat pada Kamis ini.

Pada beberapa dekade, gelombang panas ini adalah yang terburuk di provinsi Quebec. Para pejabat kesehatan mendesak warga untuk minum banyak air putih dan tinggal di tempat teduh.

"Kami melakukan semua yang kami bisa," kata Walikota Montreal, Valerie Plante, Jumat (6/7).

Bahkan, kota ini telah membuka kolam renang dan ruangan ber-AC untuk umum.

Plante mengatakan para responden pertama telah pergi dari pintu ke pintu, memeriksa sekitar 15.000 warga yang rentan. Sejauh ini, 12 dari 33 kematian berada di Montreal, ibu kota Kanada dn kota terpadat di provinsi ini.

"Saya mengandalkan responden untuk mengetuk setiap pintu di Montreal, mungkin dari tetangga, hanya untuk mencari tahu apakah orang itu baik-baik saja. Ini adalah upaya tim," tutur Plante.

Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.