Header Ads

Korsel: Sanksi terhadap Korut Tetap Berlaku

Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Kang Kyung-wha, menegaskan sanksi terhadap Korea Utara akan tetap berlaku. Sampai negara komunis itu benar-benar membatalkan program nuklirnya.

Kang mengatakan Seoul berharap melihat tindakan nyata Korut untuk memenuhi komitmen denuklirisasi lengkap. Sebagai ganti jaminan keamanan dan upaya bersama untuk membangun perdamaian abadi di Semenanjung Korea.

Kang memastikan sanksi akan tetap di tempatnya sampai pihaknya yakin bahwa denuklirisasi lengkap telah tercapai. Rencana aksi akan muncul dalam negosiasi lanjutan antara Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo dan pejabat Korut.

Pompeo sebelumnya mengatakan bantuan dari sanksi akan datang hanya setelah denuklirisasi lengkap. Dan, ia akan melakukan perjalanan ke Pyongyang untuk melakukan diskusi sebelum terlalu lama.

"Kami berharap diskusi dan perjanjian dan implementasi dari perjanjian tersebut akan berlangsung lebih cepat daripada nanti," katanya.

Korut tetap berada di bawah sanksi ketat yang diberlakukan pada Agustus lalu oleh Dewan Keamanan PBB. Sanksi ini berupa larangan ekspor batubara, besi, timah dan makanan laut.

AS, Korsel, Jepang, dan Uni Eropa (UE) juga telah memberlakukan sanksi tambahan terhadap Pyongyang atas program rudal nuklir dan balistiknya.

Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.