Header Ads

Kena OTT KPK, Bupati Purbalingga Dibawa ke Jakarta

Tasdi, Bupati Purbalingga, Jawa Tengah, dibawa ke Jakarta malam tadi. Tasdi ditangkap bersama tiga orang lainnya di Purbalingga terkait dugaan suap proyek.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (4/6) malam WIB, mengatakan tim sedang dalam perjalanan membawa sejumlah pihak yang diamankan di sana. Tasdi ditangkap bersama kepala unit layanan pengadaan (ULP) Purbalingga, satu orang pihak swasta, dan ajudan bupati.

Di Jakarta, tim KPK juga menangkap dua orang dari pihak swasta.

"Ada juga sejumlah uang yang kami amankan. Masih dalam proses penghitungan tim. Kami duga sejauh ini sudah terjadi transaksi dan itu diduga terkait dengan proyek yang ada di Purbalingga," kata Febri.

Nantinya Tasdi akan menjalani pemeriksaan lanjutan di gedung KPK. KPK punya waktu 24 jam menentukan status enam orang yang diamankan di lokasi terpisah.

"Kita lakukan dulu pemeriksaan intensif, baru kita simpulkan status hukum masing-masing yang diamankan," jelasnya.

Hasto Kristiyanto, Sekjen PDI Perjuangan, menegaskan partainya menerapkan sanksi tegas atas pelanggaran hukum yang dilakukan pengurus dan kadernya. PDIP juga tidak memberikan pembelaan hukum kepada Tasdi, yang menjabat Ketua DPC PDIP Kabupaten Purbalingga sejak 2005.

"Kita lakukan pemecatan seketika dan tidak lagi jadi anggota PDIP dan tidak diberikan advokasi," ujar Hasto yang dihubungi terpisah.

Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.