Header Ads

Erdogan Mengklaim Menang di Pilpres Turki

Klaim dilakukan Recep Tayyip Erdogan. Dengan menyatakan telah memenangkan Pemilihan Presiden (pilpres) Turki yang digelar pada Minggu (24/6). Namun, karena penghitungan surat suara belum tuntas, oposisi belum mengakui kekalahan.

Menurut Erdogan, masyarakat Turki telah mengamanatkannya sebagai presiden sesuai dengan hasil yang belum resmi. Ia berharap tidak ada yang akan merusak demokrasi dengan memberikan bayangan pada pemilu ini dan hasilnya untuk menyembunyikan kegagalan mereka.

Ia merupakan Calon Presiden (Capres). Kantor berita Anadolu melaporkan dengan 95,5 persen suara yang telah dihitung, Erdogan telah meraih 52,72 persen suara tingkat nasional. Sedangkan capres dari partai oposisi CHP, Muharrem ─░nce, meraih 30,75 persen suara.

Partai pro-Kurdi, yang dikenal sebagai HDP, meraih lebih dari 10 persen suara, memungkinkan mereka ikut menduduki kursi parlemen untuk periode kedua secara berturut-turut. Hal itu juga membuat AKP (partai Keadilan dan Pembangunan) pimpinan Erdogan gagal mencapai angka yang diperlukan untuk menjadi partai mayoritas yang berkusa di parlemen.

Dengan meraih lebih dari 50 persen suara, Erdogan bisa membuat kubu oposisi kecewa. Sebab selama kampanye kubu oposisi berharap Erdogan akan bertarung dengan Muharrem Ince pada putaran kedua.

Oposisi selama ini juga berambisi merebut kendali legislatif dari AKP untuk mengakhiri kekuasaan AKP dan Erdogan di Turki yang sudah 16 tahun.

Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.