Header Ads

Curhat Jong-un ke Menlu Rusia soal Hegemoni AS

Soal hegemoni Amerika Serikat menjadi keluhan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, kepada Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov. Menlu Lavrov menemui pemimpin muda Korut itu saat berkunjung ke Pyongyang hari Kamis.

Menurut Jong-un, dominasi AS itu berpotensi menyulitkan upaya memperbaiki hubungan Korut dengan AS. Padahal, ia akan bertemu dengan Presiden AS, Donald Trump, di Singapura 12 Juni. Ia juga berharap Korut bisa meningkatkan kerja sama dengan Rusia.

"Saat kita bergerak untuk menyesuaikan diri dengan situasi politik dalam menghadapi hegemoni AS, saya bersedia untuk bertukar pendapat rinci dengan kepemimpinan Anda. Kami berharap melakukannya untuk bergerak maju," kata Kim Jong-un, Jumat (1/6).

Jong-un membuat komentar keluhan tentang perilaku negatif AS saat salah satu letnannya, Kim Yong-chol, berada di New York untuk melakukan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri AS, Michael Pompeo. Mereka membahas rencana pertemuan Kim Jong-un dan Trump.

Kim yang pernah beberapa kali mengancam akan meluncurkan serangan nuklir ke AS mulai meredam retorikanya sejak Januari lalu. Ia telah mengindikasikan bersedia melucuti senjata nuklirnya dengan imbalan jaminan keamanan dari AS.

Kunjungan Lavrov ke Pyongyang mengindikasikan bahwa Rusia ingin terlibat dan memastikan Korut memberitahukannya tentang niatnya dalam denuklirisasi. Lavrov menyatakan dukungan Moskow untuk kesepakatan yang dicapai Kim Jong-un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada bulan lalu.

Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.