Header Ads

Tur Wisma Atlet agar Masyarakat Merasa Dekat

PPK Kemayoran menyelenggarakan Tur Wisma Atlet Asian Games 2018 pada hari terakhir, Rabu (9/5), yang dihadiri oleh seratus lebih peserta. Tur Wisma Atlet ini berlangsung tiga hari mulai Senin (7/5).

Di hari terakhir itu, sebagian besar peserta adalah aktivis media sosial, blogger, vlogger. Juga terlihat wartawan media online, televisi, dan media cetak. Mereka diajak berkeliling melihat secara langsung kondisi gedung dan kamar-kamar yang akan digunakan para atlet dan offisial Asian Games yang akan bertanding 18 Agustus-2 September 2018 mendatang.

Dalam tur ini para peserta masuk ke unit yang berukuran masing-masing 36 meter persegi. Di dalamnya mereka mendapatkan 2 kamar tidur masing-masing dengan 1 tempat tidur dan 2 tempat tidur, sebuah ruang tamu, kamar mandi dan dapur. Setiap unit dilengkapi fasilitas pendingin ruangan (AC), sementara kamar mandi juga dilengkapi dengan air panas, sehingga dijamin para atlet akan nyaman menempatinya.

Dwi Nugroho, Direktur Utama PPK Kemayoran, menjelaskan Wisma Atlet sendiri pembangunannya sudah rampung dilaksanakan. Hanya sedikit renovasi yang sedang berjalan untuk hunian para atlet difabel yang akan berlaga setelah Asian Games. Mereka akan bertanding dalam Asian ParaGames pada 6-13 Oktober 2018.

Pada hari kunjungan ketiga ini juga hadir Tim dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemsesneg) yang pekan lalu juga melakukan kunjungan ke Gelora Bung Karno (GBK) Senayan. “Kami punya kewajiban untuk menyukseskan Asian Games karena dua lokasi GBK dan Kemayoran merupakan kawasan yang berada di bawah Setneg. Kami berterima kasih kepada influencer, blogger, dan Bako Humas, dan juga para wartawan, yang bersama-sama kami untuk terus mensosialisasikan Asian Games,” ujar Asisten Deputi Humas Kemensesneg, Masrokhan, yang juga memeriksa semua kesiapan di Wisma Atlet.

Tur Wisma Atlet ini diselenggarakan oleh PPK Kemayoran. Untuk memberi kesempatan kepada masyarakat melihat dari dekat persiapan yang dilakukan pemerintah dalam melaksanakan Asian Games bulan Agustus mendatang.

“Masih ada waktu 3 bulan, namun waktu itu dirasakan datang dengan cepat. Karena itu segala persiapan harus dilakukan lebih cepat lagi. Kami mengajak masyarakat untuk melihat langsung karena mulai tanggal 15 Mei area Wisma Atlet akan steril, sehingga hanya pihak berkepentingan saja yang diperbolehkan masuk,” ujar Dwi Nugroho.

Melalui adanya tur Dwi Nugroho berharap dukungan dan keterlibatan masyarakat lebih luas agar penyelenggaraan Asian Games yang nantinya berlangsung di Jakarta dan Palembang, 18 Agustus-2 September 2018, berjalan dengan sukses.

“Kami ingin persiapannya berlangsung lancar dan juga sukses dalam pelaksanaan Asian Games nantinya, serta sukses prestasinya. Sukses itu berdampak kepada kepercayaan dunia terhadap Indonesia yang akan semakin meningkat, termasuk dalam sukses investasi nantinya,” tambah Masrokhan.

Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.