Header Ads

Rouhani: Iran Komitmen Mempertahankan Perjanjian Nuklir

Iran akan tetap berkomitmen pada kesepakatan nuklir 2015 jika kepentingannya dilindungi, Presiden Hassan Rouhani. Dan, Iran berharap pakta itu dapat dirancang ulang tanpa Washington sebagai anggota, ini kata Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif.

Menurut Rouhani, penarikan Amerika Serikat dari kesepakatan itu adalah pelanggaran moral. "Jika lima negara yang tersisa terus mematuhi perjanjian, Iran akan tetap dalam kesepakatan terlepas dari kehendak Amerika," katanya, Senin (14/5).

Iran akan tetap berkomitmen pada kesepakatan itu, yang juga ditandatangani Cina, Rusia, Inggris, Prancis dan Jerman. Asalkan kekuatan itu memastikan Iran terlindungi dari sanksi.

Penarikan Presiden Donald Trump telah mengecewakan sekutu Eropanya, menimbulkan ketidakpastian atas pasokan minyak global dan meningkatkan risiko konflik di Timur Tengah. Javad Zarif memulai tur ke negara-negera peserta perjanjian dalam upaya untuk menyelamatkan kesepakatan.

"Kami berharap bahwa dengan kunjungan ini ke China dan negara-negara lain kami akan dapat membangun desain masa depan yang jelas untuk perjanjian komprehensif," kata Zarif saat menyambangi Beijing.

Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.