Header Ads

Prosedur Kemenag Terkait Penggantian Jamaah Haji yang Wafat

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama (Kemenag), Ahda Barori, mengatakan Kemenag mempunyai prosedur dalam penggantian jamaah haji yang wafat. Keluarga dekat jamaah haji dapat menjadi pengganti dan berangkat setahun kemudian.

Ada sejumlah hal yang berkaitan dengan penggantian jamaah haji yang meninggal dunia sebelum berangkat ke Tanah Suci. Antara lain ada permintaan dari keluarga jamaah yang sudah ditetapkan berhak melunasi atau sudah melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH), namun meninggal dunia sebelum berangkat.

Kebijakan wafat yang dapat digantikan adalah yang sudah ditetapkan berhak melunasi atau sudah melunasi BPIH tahun berjalan dan waktu meninggal setelah masa pelunasan.

"Yang dapat menggantikan adalah suami/istri/anak kandung/ menantu. Dibuktikan dengan penetapan pengadilan negeri," katanya dalam pembekalan petugas haji di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Minggu (27/5).

Harus ada surat keterangan meninggal dunia dari pemerintah daerah tingkat kelurahan atau kecamatan. Kemudian, ada proses verifikasi yang dilakukan di kanwil Kemenag dan Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri.

Menurut Barori, jika pengganti jamaah haji juga meninggal dunia sebelum berangkat ke Tanah Suci, maka tak bisa digantikan lagi. Mekanisme penggantian ini diterapkan untuk menyikapi insiden jamaah haji yang wafat sebelum berangkat. Padahal, mereka sudah menunggu bertahun-tahun untuk dapat melaksanakan rukun Islam kelima.

Penggantian jamaah haji oleh keluarga juga dimaksudkan untuk badal haji. Penggantinya melaksanakan haji dengan niat pahalanya diberikan kepada orang tua atau keluarga yang sudah terlebih dahulu tutup usia.


Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.