Header Ads

Madrid Incar Mbappe Usai Gagal Gaet Neymar

Real Madrid membidik striker Paris Saint Germain,  Kylian Mbappe, guna merotasi sejumlah pemain yang dinilai gagal pada musim 2017/2018. Madrid mengubah bidikan setelah kesulitan mendatangkan striker PSG asal Brasil, Neymar, pada bursa transfer musim panas mendatang.

Nasser Al-Khelafi, pemilik PSG, sudah memberi kepastian Neymar tak akan pergi dari Paris, Prancis. Dan, bintang Tim Samba itu akan menghormati kontraknya hingga 2022 mendatang.

Menurut Al-Khelafi, Neymar akan tetap bersama PSG. 2000 persen ia yakin Neymar akan tetap di Paris. Neymar bahagia di Paris.

"Jika Neymar diberitakan tak bahagia di sini, maka itu saya pastikan salah. Ia punya kontrak dan ia akan menghormati kontrak itu," terang Al-Khelafi.

Madrid hancur lebur di kompetisi domestik. Los Blancos dirumorkan bakal cuci gudang dan menendang beberapa pemain depan di akhir musim ini. Menurunnya performa beberapa pemain bintang dinilai menjadi biang keladi kegagalan pasukan pelatih asal Prancis, Zinedine Zidane, pada musim ini.

Madrid pun mencoba peruntungannya untuk merekrut pemain yang tak kalah hebat dari Neymar. Adalah Mbappe yang rekan Neymar di PSG  yang menjadi buruan utama pada bursa transfer mendatang

Mbappe yang pemain Prancis juga salah satu pemain muda terbaik yang dimiliki dunia saat ini. Prestasinya sudah dinilai cukup mengkilap meski masih 19 tahun. UEFA Champions League Team of the Season 2016–2017 dan Golden Boy 2017 adalah gelar individu yang sudah ia torehkan selama memperkuat AS Monaco dan PSG.

Ia pemain resmi AS Monaco yang tengah dipinjamkan ke PSG dengan durasi kontrak hingga 2002. PSG memiliki opsi pembelian Mbappe dari Monaco pada Juli 2018 mendatang. Mbappe memiliki opsi penjualan senilai 180 juta Euro (Rp2 triliun).

Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.