Header Ads

Inter ke Liga Champions

Tiket Liga Champions musim depan diraih Inter Milan. Inter menjadi tim terakhir di Seri A setelah menang 3-2 atas Lazio di Olimpico, Senin (21/5) WIB.

Hasil ini mendongkel posisi Inter ke urutan empat dengan raihan poin 72. Meski mengoleksi poin yang sama dengan Lazio, pasukan pelatih Luciano Spalletti lebih unggul melalui head to head.

Tiga tim di atas Inter adalah Juventus sekaligus juara dengan mengantongi poin 95. Napoli di urutan dua dengan poin 91. Dan, AS Roma di posisi tiga meraih poin 77.

Pada laga pemungkas Seri A, tuan rumah Lazio tampil penuh percaya diri. Laga baru berjalan sembilan menit Biancoceleste itu berhasil memecahkan kebuntuan setelah sepakan Ciro Immobile mengenai tubuh Ivan Perisic, sehingga bola berubah arah dan meluncur ke gawang Inter.

Seluruh penonton tuan rumah yang memadati Stadion Olimpico pun bergemuruh. Namun, suasana meriah itu berubah menjadi tegang ketika Danilo D'Ambrosio mampu menyamakan kedudukan di menit 29.

Berawal dari kemelut di depan gawang, D'Ambrosio berhasil menggetarkan gawang Lazio melalui tendangan memutarnya. Saat laga akan berakhir imbang di babak pertama, Felipe Anderson justru sukses menggetarkan gawang Inter di menit 41.

Interval pun berakhir dengan kedudukan 2-1 untuk kemenangan Lazio. Di babak kedua, permainan menyerang tetap diperagakan dua tim. Namun, hingga menit 65, tak ada gol tambahan tercipta.

Situasi tegang sempat terjadi di menit 70 saat wasit tidak mengesahkan penalti untuk Inter Milan. Awalnya juru pengadil menunjuk titik putih saat pemain Lazio dinilai melakukan handball di area terlarang. Namun, setelah perdebatan panjang dengan pemain dua kesebelasan sekira 1 menit, wasit pun akhirnya berlari untuk melihat tayangan ulang.

Dari hasil tayangan ulang menunjukkan Sergej Milinkovic-Savic tidak melakukan handball. Wasit pun akhirnya menganulir penalti tersebut.

Para pemain Inter sempat melakukan protes keras terhadap keputusan wasit, namun hal itu tak mengurangi mental pemain tim tamu. Buktinya, pada menit 78, tim tamu berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah sepakan penalti Mauro Icardi tak mampu dibendung kiper Lazio.

Dari data statistik menyebut Icardi telah mencetak gol ke-100 di Serie A untuk Inter dalam 159 pertandingan yang dimainkan. Beralih ke pertandingan, hasil imbang belum membuat posisi Inter aman.

Karenanya, Inter mencoba mencuri gol tambahan di sisa waktu babak kedua. Sedangkan Lazio terpaksa bermain dengan 10 pemain setelah kapten tuan rumah Senad Lulic diusir wasit.

Bermain dengan 10 pemain membuat permainan Lazio agak sedikit kacau. Petaka akhirnya datang pada menit 81, setelah Matias Vecino sukses menggetarkan gawang Thomas Strakosha usai memanfaatkan sepak pojok.

Seketika pendukung tuan rumah terdiam. Hanya kesedihan yang tersisa dari raut wajah mereka. Lulic bisa dikatakan menjadi penyebab kegagalan Lazio merebut tiket Liga Champions musim depan. Pasalnya, hingga pertandingan usai skor 3-2 untuk kemenangan Inter Milan tak berubah.

Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.