Header Ads

Menlu Inggris: Kami Belum Terpikir Kembali Serang Suriah

Secara tegas Boris Johnson, Menteri Luar Negeri Inggris, mengatakan belum ada rencana untuk kembali melakukan serangan rudal terhadap Suriah. Namun, Inggris akan mempertimbangkan tindakan lebih lanjut jika Presiden Suriah Bashar al-Assad kembali menggunakan senjata kimia.

Johnson mengatakan serangan yang dilakukan bersama Amerika Serikat dan Prancis itu berjalan sukses. Serangan yang ditujukan kepada tiga situs di Suriah itu disebutnya sebagai pesan dari dunia. Namun, ia tidak bisa memastikan apakah Assad masih memiliki senjata kimia atau tidak.

Menurut Johnson, tidak ada usulan di atas meja saat ini untuk serangan lebih lanjut. Karena sejauh ini, syukurlah, rezim Assad belum terlalu bodoh untuk meluncurkan serangan senjata kimia lain.

“Jika dan kapan hal semacam itu terjadi maka jelas, dengan sekutu, kita akan mempelajari apa pilihannya,” katanya, Senin (16/4).

Johnson mengatakan Perdana Menteri (PM) Theresa May dan menteri-menteri utama kabinetnya harus bergerak cepat di Suriah, sehingga tidak bisa mengambil risiko mengingat parlemen sedang libur. Namun, ada banyak contoh ketika seorang perdana menteri tidak mendapatkan persetujuan parlemen.

Washington, Paris dan London semuanya menggambarkan serangan itu sebagai suatu keberhasilan. Namun, Johnson mengakui ia tidak tahu apakah Assad masih memiliki senjata kimia dan aktivitas di Suriah akan dipantau setiap hari.

Inggris juga waspada terhadap tindakan pembalasan apa pun oleh Moskow. Di mana PM May menyalahkan Rusia atas zat saraf yang meracuni mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal dan putrinya Yulia bulan lalu.

Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.