Header Ads

Lomba Cipta Lagu Anak Digelar Bekraf

Program Lomba Cipta Lagu Anak 2018 secara resmi diluncurkan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Sekaligus menyambut ajakan Presiden Jokowi untuk menggalakkan produksi lagu anak.

Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif, di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, mengatakan untuk pihaknya sangat penting dan bagi Presiden juga sangat penting untuk membuat lagu anak seperti dulu, menciptakan lagu anak.

Menurut Triawan, jadi ini tidak bisa hanya sebuah kampanye, bahkan himbauan dari Presiden, harus dikaitkan dengan sebuah produk. Bekraf ingin mengawinkan Lomba Cipta Lagu Anak ini dengan sebuah produk yang dinikmati semua anak.

Lomba Cipta Lagu Anak 2018 merupakan kerjasama dengan Miles Films, melalui film “Kulari Ke Pantai,” dan International Design School (IDS).

Mira Lesmana sebagai produser film “Kulari Ke Pantai” menyambut baik inisiatif tersebut. Ia mengaku terkejut melihat fakta bahwa dari 500 film yang diproduksi selama lima tahun terakhir di Indonesia, hanya 15 film di antaranya adalah film anak.

“Karena film pertama kami adalah film anak dan membawa lagu anak, kami harus kembali untuk membuat film anak sekaligus mendorong kembali lagu anak,” kata Mira.

“Lomba Cipta Lagu Anak ini muncul menurut saya idenya  brilian. Mudah-mudahan tidak hanya pertama kalinya, tetapi setiap tahun bisa diselenggarakan,” lanjutnya.

Dewan juri Lomba Cipta Lagu Anak 2018 adalah Ketua Bekraf Triawan Munaf, produser film “Kulari Ke Pantai” Mira Lesmana, sutradara film “Kulari Ke Pantai” Riri Riza, penata musik film “Kulari Ke Pantai” Aksan Sjuman, dan grup band RAN yang menjadi salah satu pengisi album soundtrack film “Kulari Ke Pantai.”

Kriteria lagu yang dilombakan memiliki tema keindahan alam, petualangan, persahabatan, keluarga dan liburan. Ada pula syarat lagu adalah berbahasa Indonesia dan terbuka sentuhan bahasa daerah atau bahasa asing.

“Paling penting lagu untuk anak itu anak-anak akan suka menyanyikan lagu itu kembali dan mereka mendapagkan sesuatu dari lagu itu… acceptable di telinga anak-anak masa kini tentunya,” ujar Aksan.

Lima lagu finalis yang terpilih akan dibawakan oleh para pemeran anak-anak film “Kulari Ke Pantai” dan direkam dalam album CD kompilasi yang disebarkan secara cuma-cuma.

Selain itu, akan ada kampanye digital di mana lagu dari kelima finalis dapat diunduh secara gratis. Setelah itu, akan dilakukan polling untuk menentukan pemenang pilihan publik.

Pada akhir lomba akan terpilih dua pemenang, yaitu pemenang pilihan publik dan pemenang utama pilihan dewan juri, yang akan mendapat hadiah uang tunai senilai total Rp100 juta.

“Kami buka seluas-luasnya untuk publik, bebas umur, kami tidak melakukan pengkategorian,” ujar Mira.

Film “Kulari Ke Pantai” sendiri akan tayang di bioskop Juni mendatang.

Bagi peserta yang ingin berpartisipasi mendaftarkan lagunya dalam Lomba Karya Cipta Lagu Anak 2018 dapat mengirimkan contoh lagu dalam Format mp3 ke lombaciptalaguanak@gmail.com sampai 15 Mei 2018.

Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.