Header Ads

Kesal Diremehkan, Iannone Yakin Lebih Kuat

Rider Suzuki Ecstar asal Italia, Andrea Iannone, kesal karena diremehkan. Ia yakin lebih kuat dibandingkan dengan apa yang dibayangkan orang terhadapnya.

Aksi mantan pebalap Ducati Corse ini memang menurun sejak di Suzuki. Selama musim 2017, ia gagal meraih satu podium pun. Finis di posisi empat di Sirkuit Motegi, Jepang, hasil terbaiknya musim itu.

Selama ini performa Iannone yang di luar harapan Suzuki, sehingga tim berbasis di Hamamatsu ini berencana tidak memperpanjang kontraknya akhir musim ini. Pebalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo, paling berpotensi menggantikan posisinya.

Suzuki menilai gaya membalap Lorenzo cocok dengan karakteristik GSX-RR. Pasalnya, X-Fuera, julukan Lorenzo, juga kesusahan menjinakkan Desmosedici GP18 yang terkenal agresif akan tenaga yang besar dan kemampuannya berlarinya sangat cepat di lintasan lurus.

Mendapatkan tekanan dari berbagai pihak rupanya tidak membuat semangat pebalap 28 tahun ini merosot. Ia justru kian bersemangat dan berhasil membuktikan dirinya di MotoGP Amerika serikat dengan finis di posisi ketiga.

"Saya lebih kuat dari semua hal buruk yang dikatakan orang. Selama satu setengah tahun terakhir sangat sulit untuk menjadi Andrea Iannone. 2016 adalah tahun yang positif, maka semua orang memiliki harapan yang tinggi terhadap saya," kata Iannone, Kamis (26/4).

"Tentu saja, ini bagus, namun jika Anda tidak dapat bertemu mereka dan Anda mengecewakan, maka hal ini akan menjadi bumerang bagi Anda,” tandasnya.

Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.