Header Ads

Di Solo, Para Pecatur Indonesia Dites 12 GM-WGM Mancanegara

Dipastikan akan beroleh pengalaman berharga para pecatur Indonesia dalam turnamen Japfa Grand Master dan Women Grand Master Tournament 2018 di Hotel Solo Paragon, Kota Solo, Jawa Tengah. Sebanyak 12 grand master catur mancanegara ambil bagian dan akan bertarung melawan 12 pecatur Indonesia yang didorong meningkatkan prestasinya.

Menurut Utut Adianto, Ketua Pengurus Besar (PB) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi), para pecatur dari luar negeri yang ikut serta merupakan nama-nama besar dari Benua Asia, Eropa, dan Amerika.

Dalam upacara pembukaan event ini, Rabu (25/4), Utut mengatakan mereka datang dari 11 negara di antaranya Amerika, Rusia, Cina, Vietnam, dan Prancis.

"Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan sebagai upaya memberikan peluang kepada pecatur Indonesia guna meningkatkan prestasinya. Ajang ini sekaligus untuk meningkatkan elo rating pecatur nasional," katanya.

Digelarnya ajang ini di Solo karena sebagai salah satu daerah penyuplai atlet catur. Hanya saja, belakangan ini suplai dari Jateng kurang. Pihaknya berharap event ini mampu membangkitkan kembali gairah catur di Jateng pada umumnya maupun Solo pada khususnya.

Utut juga memberikan apresiasi kepada Japfa yang selalu mendukung olahraga catur Indonesia hampir selama dua dekade. Sejak tahun 2000 lalu, Japfa menjadi salah satu motor penggerak utama bergairahnya catur Indonesia.

Komitmen diwujudkan dengan mengundang para pecatur internasional. Selain kompetisi tahunan Japfa Chess Club, kegiatan Japfa Grand Master dan Women Grand Master Tournament merupakan perdana di tahun 2018.

Corporate Affairs Director Japfa, Rachmat Indrajaya, mengemukakan kompetisi kali ini untuk meningkatkan elo rating para pecatur Indonesia untuk meraih norma Grand Master. Khusus untuk Grand Master Susanto Megaranto yang juga turut ambil bagian turnamen diharapkan menjadi ajang pemanasan sebelum mengikuti olimpiade Catur ke 43 di Georgia.

Japfa dan PB Percasi juga mengundang Grand Master Timur Gareyev yang juga dikenal sebagai blindfold king of chess. Selain itu, juga terdapat Grand Master dari Cina Ma Qun yang memiliki rating 2645.
Pada masa jayanya Ma Qun telah berhasil menyabet gelar jawara catur Commonwealth pada tahun 2003.
"Kami mengundang pecatur-pecatur tangguh untuk memberi lawan tanding yang mumpuni bagi atlet catur Indonesia yang berbakat. Harapannya, mereka benar benar mendapat lawan tanding yang terbaik,” tandas Rachmat Indrajaya.

Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.