Header Ads

'Yang Fana Adalah Waktu' dari Sapardi Djoko Damono

Sastrawan Sapardi Djoko Damono meluncurkan novel "Yang Fana Adalah Waktu", Jumat (16/3). Novel yang diluncurkan di Perpustakaan Nasional RI ini adalah novel ketiga dari trilogi “Hujan Bulan Juni”.

Sapardi menerbitkan novel pertama “Hujan Bulan Juni” pada Juni 2015. Novel keduanya “Pingkan Melipat Jarak” hadir pada Maret 2017 bertepatan dengan perayaan usianya ke-77.

Hujan Bulan Juni adalah karya legendaris. Awalnya lahir sebagai puisi pada 1989 yang beberapa kali beralih wahana menjadi lagu, cergam, novel, buku mewarnai sampai film layar lebar yang tayang November silam.

Trilogi novel Hujan Bulan Juni mengisahkan hubungan manusia yang diwarnai perbedaan budaya dan agama. Pingkan dan Sarwono, karakter dalam novel, menyiasati lingkungan sosial itu hingga kisah mereka memberi makna lebih atas kasih sayang.

Dalam novel ketiga ini, terdapat juga buku kecil berisi sajak-sajak untuk Pingkan yang ditulis oleh Sarwono, karakter yang dibuat oleh Sapardi.

"Sarwono yang nulis, saya hanya bantu tulis," seloroh Sapardi.

Peluncuran ini juga diramaikan pembacaan sajak dari Sapardi yang diiringi nyanyian Nyak Ina Raseuki (Ubiet). Juga, penampilan dari Arini Kumara, Umar Muslim dan Tatyana Soebianto yang melagukan sajak-sajak Sapardi.

Lelaki kelahiran 20 Maret 1940 ini telah menerbitkan sejumlah buku puisi, esai, fiksi, dan drama asli dan terjemahan, sejak 1969. Penghargaan atas pencapaian selama ini telah diterimanya dari Freedom Institute (2003), Akademi Jakarta (2012), dan Habibie Award (2016) serta penghargaan pencapaian seumur hidup di bidang kebudayaan dari FIB UI (2017).

Sapardi juga pernah menerima Cultural Award (Australia, 1978), Anugerah Puisi Putera (Malaysia, 1984), dan SEA-WRITE Award (Thailand, 1988).

Pensiunan Guru Besar UI ini masih mengajar dan membimbing tesis serta disertasi mahasiswa pascasarjana di IKJ, UI, Undip dan ISI Surakarta.

Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.