Header Ads

Permintaan Maaf Facebook di Suratkabar AS dan Inggris


Kekhawatiran melanda Facebook mengenai skandal penggandaan data oleh Cambridge Analytica, yang turut melibatkan pengguna media sosial itu. Bos facebook, Mark Zuckerberg, pun mengajukan permohonan maaf. Cambridge Analytica diketahui telah 'mengintip' data pengguna Facebook dan menyebar data tersebut kepada klien mereka.

Zuckerberg memberikan jaminan keamanan kepada pengguna facebook. Iklan satu halaman penuh ini ditayangkan di sejumlah media cetak ternama di Amerika Serikat dan Inggris. Ia setidaknya menyampaikan permohonan maaf itu di New York Times, Washington Post, dan Wall Street Journal, serta setidaknya tujuh media cetak di Inggris.

“Kami memiliki tanggung jawab untuk melindungi informasi Anda. Jika kami tidak bisa, kami tidak pantas mendapatkannya," bunyi judul permintaan maaf Zuckerberg itu.

Dalam pernyataannya, Zuckerberg secara eksplisit menghindari penyebutan nama Cambridge Analytica. Ia lebih memilih untuk menggambarkan sebagai aplikasi kuis yang dibangun oleh seorang peneliti universitas yang bermitra dengan mereka untuk mendapatkan informasi dari pengguna Facebook.

Ia meminta maaf karena membiarkan sebuah aplikasi untuk mengakses data 50 juta pengguna Facebook. Ia mengatakan penyelidikan terhadap setiap aplikasi lain yang memiliki izin yang sama sedang berlangsung.

Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.