Header Ads

Momentum Capai Kesetaraan Gender di Hari Perempuan Internasional

Hari Perempuan Internasional diperingati setiap 8 Maret. Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mengharapkan hal ini jadi momentum untuk mencapai kesetaraan gender.

Ketua Komnas Perempuan, Azriana, di Jakarta, Kamis, mengatakan Hari Perempuan Internasional kali ini bertepatan dengan 20 tahun reformasi bangsa Indonesia. Hingga kita harus merefleksikan apa-apa saja yang sudah dicapai dalam bidang kesetaraan gender.

Menurut Azriana, ada beberapa hal positif yang telah dicapai Indonesia dalam hal kesetaraan gender di antaranya terbitnya Peraturan Mahkamah Agung nomor 3 Tahun 2017 tentang Pedoman Mengadili Perkara Perempuan Berhadapan Dengan Hukum. Dalam menghadapi kasus perempuan sebagai korban, terpidana, atau saksi, saat ini tidak lagi dilihat hitam-putih.

Dengan keputusan MA itu saat perempuan berhadapan dengan hukum, maka harus mempertimbangkan hambatan sosial dan politik yang dialaminya. Saat ini Komnas Perempuan menyoroti perkembangan pembahasan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual yang dinilai masih lamban, serta belum utuhnya pemahaman tentang hak perempuan sebagai korban.

"RUU Penghapusan Kekerasan Seksual masih dalam tahap pembahasan di Komisi VIII DPR, mari kita kawal agar tidak terjadi pemretelan terus," katanya.

"Tantangan lain yang dihadapi perempuan Indonesia, salah satunya adalah upaya intervensi negara masuk ke ruang privat, sehingga ada orang yang dikriminalkan."

Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.