Header Ads

Grand Master Lioe Nam Khiong Dapat Anugerah Museum Rekor Dunia Taekwondo

Anugerah MURTI diserahkan Ketua Museum Rekor Dunia Taekwondo Indonesia, Riki Jaw, kepada Grand Master Lioe Nam Khiong di sela-sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) UTI Pro di Hotel Mega Anggrek, Jakarta Barat, Minggu (4/3).

Lioe Nam Khiong mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepadanya. "Terima kasih kepada MURTI yang telah memberikan penhargaan  kepada Saya. Mudah-mudahan ini jadi pemicu untuk terus mengembangkan Taekwondo Indonesia,” kata Lioe Nam Khiong. 

Lioe Nam Khiong mengatakan sebenarnya sudah lama MURTI ingin memberikan penghargaan tersebut. "Mungkin ini saatnya saya menerima  penhargaan, sekali lagi, terima kasih kepada MURTI," lanjutnya.

Menurut Ketua Museum Rekor Dunia Taekwondo Indonesia (MURTI), Riki Jaw, pihaknya salut dan bangga atas prestasi Grand Master Lioe Nam Khiong yang meraih gelar DAN IX Kukkiwon pertama di Indonesia.

"Saya atas nama pengurus MURTI dengan bangga  memberikan apresiasi piagam penghargaan MURTI  kepada Lioe Nam Khiong yang memiliki prestasi sangat luar biasa," ungkap Riki Jaw.

Ini Penghargaan ke-12 yang diberikan MURTI untuk Lioe Nam Khiong. Rekor lain yang telah dianugerahi MURTI kepada Grand Master Lioe Nam Khiong antara lain sebagai penggagas pertama Kejuaraan Kukkiwon Cup I. Kemudian, saat mengemban tugas sebagai Wakil Ketua Umum PB.T.I ( 2007-2011), membawa tim Taekwondo indonesia meraih prestasi tertinggi 6 emas di SEA Games 2011 Jakarta-Palembang. Penggagas pemberian Sabuk Hitam DAN VII Kukkiwon dari Presiden Kukkiwon, Man Soon Jung, kepada Menpora RI Imam Nahrawi. Rekor termuda peraih DAN IV tahun 1983, dan Taekwondoin Indonesia pertama meraih DAN VIII tahun 2008.

MURTI sebelumnya juga telah menganugerahkan penghargaan kepada Menkopolhukam Jenderal TNI (Pur) Wiranto sebagai Ketua Dewan Pembina PB T.I terlama (1997-2019). Wiranto yang juga pernah mengemban tugas sebagai Wakil Ketua Umum PB T.I di Era Ketua Umum PB.T.I, Letjen TNI (Pur) Harsudiono Hartas.

Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.