Header Ads

Badai Salju Kembali Terjang AS, 2.700 Penerbangan Batal


Amerika Serikat kembali diterjang badai salju. Ini badai musim dingin kedua dalam sepekan yang menghantam AS bagian timurlaut. Badai itu memaksa sekolah-sekolah diliburkan dan ratusan ribu warga tidak mendapat aliran listrik serta mengganggu para komuter.

Peristiwa ini membuat lebih dari 2.100 penerbangan telah ditunda dan 2.700 penerbangan dibatalkan di wilayah Timur Laut. Dibatalkan 20 penerbangan setelah hampir setengah dari seluruh penerbangan dibatalkan di tiga bandara besar yang melayani New York City.

Di New England, AS, salju tebal turun. Salju setelah 30 cm dan angin kencang dengan kecepatan 88 km per jam berhembus dari timur New York ke utara Maine setelah badai menerjang wilayah itu. Badan Cuaca Nasional AS (NWS) merilis sejumlah peringatan dan pantauan terbaru badai.

Ketebalan salju mencapai 2 kaki di beberapa wilayah New Jersey, New York, Connecticut dan Massachusetts. Adapun di Maine, ketebalan salju mencapai 18 inchi.

Sekolah-sekolah di Boston, New England, juga diliburkan. NWS memperingatkan para komuter tentang jalanan yang licin dan salju tebal yang terus turun.

“Dengan pemindahan salju yang terus dilakukan, para pengemudi kendaraan diminta menjauhi jalan, tinggal di rumah dan tetap aman,” papar pernyataan Departemen Kepolisian Boston di Twitter.

Amtrak menunda layanan kereta penumpang antara New York City dan Boston hingga pukul 10 pagi waktu lokal dan membatalkan puluhan rute pada Kamis (8/3).

“Salju tebal dan angin kencang mengakibatkan pohon-pohon dan tiang listrik roboh sehingga memutus aliran listrik pada ratusan ribu warga di New England dan Mid Atlantic,” papar pernyataan website Poweroutage.us yang melacak pemadaman listrik di penjuru AS.

Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.