Header Ads

Usulan Kemenag: Jumlah Makan Jamaah Haji jadi 40 Kali

Jumlah makan jemaah haji di Tanah Suci, Arab Saudi, menjadi 40 kali selama prosesi ibadah haji. Demikian usulan Kementerian Agama.

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis di Jakarta, Selasa (20/2), mengatakan waktu mengadakan pembahasan dengan Panja BPIH Komisi VIII, pihaknya mengusulkan agar layanan makan jemaah di Makkah menjadi maksimal 40 kali.

Selama operasional haji, jamaah Indonesia mendapat layanan katering di Jeddah, Madinah, Arafah-Muzadalifah-Mina (Armina) dan Makkah. Layanan katering di Makkah diberikan sejak tahun 2015 yang saat itu sebanyak 15 kali bagi jamaah. Pada 2016, layanan ditingkatkan menjadi 24 kali makan dan bertambah pada 2017 menjadi 25 kali.

Ia mengatakan usulan diajukan dengan menyerap usulan jamaah dan hasil evaluasi pengawas serta pemangku kepentingan haji. Sejatinya, jamaah berharap agar layanan katering diberikan secara penuh selama di Makkah. Namun, kondisi di Makkah tidak memungkinkan sehingga masih ada lima hari yang tidak ada layanan katering.

"Yang tidak kami berikan hanya lima hari, tiga hari jelang pelaksanaan Wukuf Arafah dan dua hari setelah kepulangan Nafar Tsani dari Mina. Pada lima hari itu tidak memungkinkan untuk memberikan layanan katering karena kepadatan yang luar biasa di Makkah," katanya.

Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.