Header Ads

Tim Sanda Raih 3 Emas 2 Perak 1 Perunggu dalam Uji Coba ke Rusia

Atlet wushu Indonesia meraih hasil positif saat melakukan uji coba pada Moscow Wushu Star di Rusia, 16-20 Februari. Tim berkekuatan 7 atlet putra-putri menorehkan hasil 3 emas 2 perak dan 1 perunggu.

Ketiga medali emas di nomor Sanda ini masing-masing dipersembahkan Rosalina Simanjuntak kelas 48 kg putri, kemudian Selviah Pertiwi kelas 52 kg putri, dan Yusuf Widianto kelas 56 kg putra. Sementara 2 medali perak dipersembahkan Mey Yulianengsih kelas 60 kg putri dan Yudi Cahyadi kelas 65 kg putra. Satu Medali perunggu dipersembahkan Abdul Haris Sofyan kelas 60 kg putra.

Manajer tim Wushu Indonesia Novita melalui pesan singkat Selasa (20/2) mengatakan hasil uji coba ini cukup memuaskan, khususnya atlet wushu  di nomor Sanda.

"Hasil ini sangat postif di mana lawan-lawan yang kita hadapi seperti Cina dan India juga menjadikan Kejuaraan di Rusia ini sebagai ajang persiapan menuju Asian Games, Agustus mendatang," ungkap Novita.

Dari 7 atlet yang ikut hanya Puja Riyaya yang turun di kelas 70 kg putra yang tidak meraih medali.

"Kami berterimakasih kepada segenap jajaran Pengurus PB WI yang telah mengupayakan pendanaan, sehingga uji coba ini bisa berjalan sesuai jadwal," jelas Novita.

Novita berharap pencapaian ini jangan membuat atlet cepat puas diri, mengingat masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan menuju persiapan Asian Games. "Saya berharap performa atlet bisa terus ditingkatkan untuk mencapai peak-nya di Asian Games nanti," ujar Novita.

Sementara Sekjen PB Wushu Indonesia, Ngatino, sangat mengapresiasi pencapaian uji coba di Rusia ini. "Ini sinyal positif bagi atlet wushu Indonesia dalam mempersiapkan diri menuju Asian Games," kata Ngatino.

Ngatino juga mengemukakan PB WI menanggulangi dulu segala kebutuhan uji coba ke Rusia ini. "Sesuai arahan dan dukungan Ketua Umum (Airlangga Hartarto, Red) uji coba harus tetap jalan dan sambil menunggu dana Pelatnas cair, PB Wushu menalangi terlebih dulu segala kebutuhan uji coba ini,” kata Ngatino.

Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.