Header Ads

Imlek Dirayakan dengan Mudiknya Ratusan Juta Orang


Dalam waktu dua hari lagi perayaan Tahun Baru Imlek. Fenomena mudik terbesar di dunia bisa disaksikan. Ratusan juta akan pulang ke kampung halamannya, baik domestik maupun dari luar Cina untuk kembali ke negeri Tirai Bambu tersebut.

Kalender Cina itu yang menjadi malam pergantian tahun di tidak hanya dirayakan di daratan utama China, namun di seluruh dunia, mulai dari Indonesia hingga Argentina. Kesenian budaya seperti barongsai dan pemasangan lampion sudah ramai mewarnai jalanan pecinan.

Di dunia, Imlek salah satu perayaaan paling berpengaruh, yang akan digelar di 400 kota lebih di 130 negara. Hal itu diungkapkan Kantor Informasi Dewan Negara Cina. Di beberapa negara seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Mauritius, dan Suriname, Tahun Baru Imlek telah menjadi hari libur nasional.

Di sebagian negara yang dilindungi konstitusi, event dan ritual seperti gala, barongsai, pameran, dan kunjungan ke kuil-kuil bebas dilakukan. Dalam Tahun Baru Imlek sebelumnya, kepala negara, pemerintah, dan para pemimpin organisasi dari seluruh dunia menyampaikan ucapan selamat tahun baru kepada yang merayakan.

Perayaan Tahun Baru Imlek berlangsung selama 15 hari atau dua pekan lebih. Gala Festival Musim Semi bertema Era Baru, Perjalanan Baru telah digelar di Indigo O2 London, Inggris, pada tujuh Februari lalu. Acara itu disusun Asosiasi Pelajar dan Mahasiswa China Inggris Raya (CSSAUK) dan didukung Kedubes China untuk Inggris.

Di Institut Konfisius London SOAS Universitas London, pelajar China memainkan instrumen tradisional  seperti seruling bambu, bernyanyi lagu folklore, dan berbagi filosofi klasik di balik Tahun Baru China. Event puncak Tahun Baru Imlek yang biasanya dihadiri 700 ribu pengunjung akan kembali digelar di Trafalgar Square.

Di Amerika Serikat, Prancis, Australia, Indonesia, Malaysia, dan Hongaria juga mengeluarkan perangko dan koin dengan elemen Tahun Baru Imlek. Secara tradisional, Tahun Baru Imlek dimulai pada malam Tahun Baru dan berakhir dengan Cap Go Meh, hari ke-15 di bulan pertama pada kalender China.

Di Cina, masyarakat melalui libur panjang. Mereka yang bekerja di wilayah perkotaan akan mudik ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga. Namun, sebagian warga Cina ada juga yang memilih pergi ke luar negeri. Akademi Pariwisata Cina memperkirakan jumlahnya mencapai 6,5 juta orang.

Agen travel online paling popular di Cina, Ctrip, juga menyatakan para pelanggannya yang berasal lebih dari 200 kota juga sudah mem-booking tiket menuju 700 kota di 68 negara dan kawasan. Daftar teratas destinasi mereka ialah Thailand, Jepang, Singapura, Vietnam, Uni Emirates Arab (UEA), dan negara Nordic (Eropa utara).

Namun, sebagian besar warga Cina tetap berwisata ke objek-objek wisata lokal. Administrasi Pariwisata Nasional Cina menyatakan selama Tahun Baru Imlek kali ini akan terjadi 385 juta perjalanan, sebagian besar domestik, naik 12% dari tahun sebelumnya. Revenue pariwisata diperkirakan meningkat 12,5% atau 476 miliar yuan.

Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.