Header Ads

Bagi Pelajar, di Ternate Diberlakukan Jam Malam


Terpaksa Pemerintah Kota Ternante, Maluku Utara, harus menyiapkan peraturan pemberlakuan jam malam bagi pelajar. Guna mencegah mereka melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ibrahim Muhammad, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ternate, Minggu (18/2), mengatakan peraturan Wali Kota Ternate (Perwali) sebagai dasar hukum pemberlakuan jam malam kepada pelajar tersebut sudah ada. Sekarang mulai disosialisasikan kepada masyarakat.

Ibrahim mengatakan peraturan itu akan membatasi masa pelajar berkegiatan di luar rumah sampai pukul 22.00 waktu setempat. Setelah peraturan itu berlaku, Satuan Polisi Pamong Praja akan mengamankan pelajar yang kedapatan melanggar jam malam untuk dibina sebelum dikembalikan kepada orangtua.

"Namun, ketentuan itu mengecualikan pelajar yang berada di luar rumah untuk mengikuti kegiatan sekolah atau atas suruhan orangtua," jelas Ibrahim.

Pemberlakuan jam malam pada pelajar ini tidak dengan begitu saja. Hal ini dipicu fakta selama ini terlihat banyak pelajar berada di luar rumah hingga tengah malam dan tidak jarang membuat keributan.

Bahkan, kasus-kasus tawuran antarkampung di Ternate selama ini kebanyakan dipicu oleh ulah pelajar yang berkeliaran di luar rumah hingga tengah malam sambil mengomsumsi minuman keras. Adanya jam malam itu juga akan mendorong pelajar untuk memanfaatkan waktunya di rumah dengan kegiatan yang positif, misalnya belajar atau membantu orangtua.

Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.