Header Ads

8 Ditangkap Usai Ledakan Dahsyat di Kantor Pajak Turki


Delapan orang ditangkap pihak berwenang Turki sehubungan dengan sebuah bom yang mengguncang ibu kota Ankara, Kamis (1/2) lalu. Ledakan itu melukai tiga orang.

Pihak berwenang Turki menjelaskan seorang tersangka kesembilan tewas dalam operasi tersebut untuk mengumpulkan kelompok tersebut. Segera setelah ledakan pihak berwenang melaporkan ledakan terjadi di ruang boiler gas sebuah kantor pajak di distrik Cukurambar, Ankara.

Setelah menyelidiki rekaman keamanan, polisi mengatakan seorang pria telah meletakkan sebuah tas yang mereka yakini berisi bahan peledak di pintu masuk gedung tersebut. Begitu bunyi pernyataan  kantor gubernur.

Dikatakan delapan orang, termasuk orang yang diyakini telah menanam bahan peledak, telah ditahan di empat provinsi terpisah. "Tersangka yang terbunuh telah memasuki Turki secara tidak sah dan mendapat pelatihan dari cabang kelompok PYD Kurdi Suriah," kata kantor gubernur tersebut.

Turki menganggap YPG, sayap bersenjata PYD, perpanjangan tangan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang telah melakukan pemberontakan selama beberapa dekade di tenggara Turki yang sebagian besar Kurdi. Militer Turki melancarkan serangan ke wilayah Afrin di Suriah utara melawan milisi YPG yang didukung AS dua minggu yang lalu.

Gubernur Ankara, Ercan Topaca, mengatakan tiga orang menderita luka ringan akibat terkena puing-puing yang terbang di lokasi ledakan. Gambar dari tempat kejadian menunjukkan kerusakan yang luas pada bangunan. Jendela mobil terdekat tertiup angin dan puing-puing bertebaran di jalan.

Bangunan itu kosong kecuali petugas keamanan pada saat ledakan tersebut terjadi.


Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.