Header Ads

Saat Rambah Online 5 Hal Perlu Diperhatikan UKM


Digital mengubah pengalaman fisik teknologi. Hal ini terjadi pada hampir semua bisnis, tak terkecuali pada Usaha Kecil Menengah (UKM). Untuk navigasi alur dan desain bisnis menuju perubahan digital, penasihat senior dalam komite roadmap ecommerce Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Hadi Kuncoro, mengatakan UKM perlu memperhatikan lima hal.

Menurut Hadi Kuncoro dalam acara Internet Retailing Expo Indonesia 2018 di Jakarta, Rabu (24/1), banyak platform ecommerce saat ini yang telah mencoba membuka market bagi UKM, namun belum menyelesaikan poin isu lainnya. Ini waktunya untuk membantu UKM.

Hadi menjelaskan lima poin itu adalah pendanaan, pengetahuan bisnis, pemenuhan administrasi, teknologi, dan jaringan.

Hadi mengatakan saat UKM telah mendapat tempat di pasar, tantangan selanjutnya adalah memperluas dan memperbanyak jumlah produksi.

CEO Blibli.com, Kusumo Martanto, menyampaikan hal senada. Ia menekankan perlunya edukasi bagi UKM, yang memulai bisnis di platform online, untuk mengerti pemasaran digital.

"Bagi banyak orang berjualan online itu mudah, tinggal taruh barang, dan pasti ada yang beli. Ini perspektif yang salah. Berjualan online itu sama seperti offline," ujar Kusumo.

Ia mengatakan UKM yang beralih ke offline juga harus berusaha meyakinkan pelanggan dengan menghadirkan pengalaman fisik secara digital. Misalnya, foto yang bagus dan diskripsi yang dapat menggambarkan barang dengan jelas.

"Banyak UKM yang punya produk bagus, namun kadang mereka tidak memperhatikan packaging-nya. Mereka juga tidak mau mengeluarkan uang lebih untuk itu," kata Kusumo.

Namun, CEO Zalora Indonesia, Anthony Fung, mengatakan saat ini merupakan waktu yang tepat bagi UKM untuk merambah bisnis online.

"Sekarang sudah banyak toko retail modern (online) sebagai channel platform baru bagi UKM. Bahkan, saat ini sosial media juga memungkinkan UKM untuk berjualan secara online," ujar Anthony.


Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.