Header Ads

Puncak Musim Hujan Masuki DIY

Disebut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saat ini mulai memasuki masa puncak musim hujan hingga awal Februari 2018.
Hingga dasarian pertama (sepuluh hari) Februari merupakan puncak musim hujan di DIY.

Kepala Kelompok Operasional Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta, Djoko Budiono, di Yogyakarta, Minggu (21/1), mengatakan selama masa puncak musim hujan, curah hujan di DIY bisa mencapai lebih dari 50 mm per hari atau 400 hingga 550 per bulan. Hujan dapat disertai dengan petir serta angin kencang, terutama sore hingga malam hari.

Menurut Djoko, hujan lebat yang terjadi selama beberapa hari terakhir juga dipicu munculnya tekanan udara rendah yang cukup banyak di Samudera Hindia. Kondisi ini memperkuat masuknya angin muson Asia yang bersifat basah (membawa uap air yang besar) masuk ke wilayah Jawa yang sangat mendukung bagi pertumbuhan awan-awan hujan.

"Tekanan udara rendah di Samudera Hindia, juga memicu kecepatan angin yg cukup kencang di selatan Yogyakarta. Kecepatan angin maksimum di pesisir selatan mampu mencapai 10-20 knot atau 18-36 km/jam. Kecepatan angin ini jg menyebabkan tinggi gelombang cukup significant 2,5-3,5 meter," katanya.

Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.