Header Ads

CDM Targetkan 4 Emas dari Bulutangkis


Chef De Mission(CDM) Asian Games 2018, Komjen Syaffrudin, Rabu (17/1) pagi WIB, berkunjung ke Pelatnas Bulutangkis Cipayung, Jakarta Timur. Wakapolri itu tampak terkesima melihat lengkapnya fasilitas latihan di pelatnas bulutangkis yang dibangun tahun 1992 ini.

CDM yang didampingi Wakil Ketua Umum PB PBSI, Alex Tirta, Sekjen PB PBSI, Achmad Budhiarto dan Kabid Binpres PB PBSI, Susi Susanti, mengatakan wajar dan pantas bulutangkis masih tetap eksis mempersembahkan prestasi membanggakan buat Indonesia. Dalam kesempatan itu ia meminta kepada para atlet bulutangkis tetap mempertahankan kebangaan sebagai salah satu olahraga primadona di Indonesia.

"Kalau melihat fasilitas yang luar biasa seperti ini saya tak ragu bulutangkis bisa mematok target empat medali emas, meski Kemenpora hanya targetkan tiga emas. Bulutangkis tentu menjadi olahraga unggulan Indonesia agar kontingen kita masuk dalam 10 besar di Asian Games nanti," kata Syaffrudin kepada para atlet.

Saat ini, fokus Kontingen Indonesia adalah tinggal menyiapkan prestasi para atletnya saja. "Semua persiapan dari mulai infrastruktur dan lainnya sudah selesai Desember lalu. Kini, fokus kita hanya tinggal soal prestasi para atlet saja,” ungkapnya.

Sus Susanti menanggapi target yang dipatok CDM itu secara tegas mengatakan sebagai cabor bulutangkis tentu akan berjuang sekuat mungkin guna memenuhi target tersebut. Namun, mendapatkannya tentu tak mudah. Lawan yang dihadapi juga punya tekad dan keinginan sama.

Susi kemudian mencoba mengutak-atik peluang bulutangkis merebut emas di Asian Games 2018 tersebut, yakni ganda putra, ganda campuran, ganda putri, dan beregu putra. Keempat nomor itu peluang terbuka, namun lawan yang dihadapi juga sama berat.

"Sisa waktu yang tinggal tujuh bulan ini kita akan manfaatkan untuk memaksimalkan kemampuan para pemain. Kita ingin semua pemain punya tanggung jawab sama untuk meraih medali emas,” jels peraih medali emas tunggal putri Olimpiade Barcelona, Spanyol, 1992, itu.

Tidak ada komentar

Submit Your Comment:

Readers can post comments related to articles or news that are broadcast. The content of the comments is not our views, opinions or policies and is solely the responsibility of the sender.

Readers may report comments if they are deemed unethical, abusive, contain slander, or SARA. We will weigh each incoming report and may decide to continue serving or deleting the comment.